4 Tangkai Daun Hijau pada Wortel merupakan hasil samping dari sayuran wortel. Tangkai hijau daun pada wortel mengandung banyak nutrisi yaitu memiliki banyak antioksidan yang baik untuk untuk kesehatan Daun hijau kaya akan kalsium, magnesium, niasin, zat besi, seng, vitamin B, vitamin K, serta antioksidan yang baik. Apa manfaat hasil samping?
PudingKelinci Merumput (Wortel dan Daun Kelor) daun kelor • wortel ukuran besar • air • sirup melon (sesuaikan) • agar-agar plain (1 pak agar-agar swallow globe) • susu UHT • air • bubuk nutrijel rasa mangga. Windu Restina. 41. Sayur Bening Daun Ubi Jalar Wortel. daun ubi jalar • wortel, potong • jagung muda, potong • Air
Tangkaidaun hijau pada wortel dapat diolah menjadi makanan A. tumis - 27939069 krisanto95644 krisanto95644 28.03.2020 Bahasa lain kacang-kacangan, dan umbi yang dapat dimanfaatkan menjadi produk pangan dan produk pangan apa yang dihasilkannya? Bagaimana latar belakang sosial budaya terhadap pemanfaatan hasil samping serealia, kacang
Berikutini 5 manfaat dan efek samping konsumsi wortel menurut Times of India (27/2): Mengandung nutrisi yang padat, wortel dipercaya mampu memberikan manfaat kesehatan yang sangat banyak. Foto: Istimewa. 1. Berperan banyak menjaga kesehatan. Tubuh membutuhkan keseimbangan nutrisi untuk menjaga kesehatan dan seluruh organ berfungsi secara normal.
Dibawahini adalah beberapa manfaat Wortel bagi kesehatan tubuh kita. 1. Menjaga Kesehatan Mata. Manfaat Wortel bagi kesehatan yang paling sering kita dengar mungkin adalah manfaat wortel untuk menjaga kesehatan mata kita. Hal ini sangat beralasan karena Wortel mengandung sekitar 835µg Vitamin A pada setial 100gram-nya.
wAXy. foto Instagram/nglaisui dan resepmpasisehat - Kacang hijau merupakan jenis biji-bijian berukuran kecil yang memiliki cita rasa sangat lezat. Di Indonesia sering dijumpai kacang hijau diolah menjadi bubur kacang hijau, kecambah, atau selai kacang untuk teman makan roti. Selain rasa lezat dan cara pengolahannya yang mudah, kacang hijau memiliki manfaat sehat untuk hijau memiliki kandungan gizi yang lengkap seperti kalsium, zat besi, kalium, fosfor, folat, vitamin B, vitamin A, vitamin C, magnesium, karbohidrat, dan beragam nutrisi lainnya. Khasiatnya sudah tidak diragukan lagi. Kacang hijau juga dapat melancarkan bagi kamu yang suka mengonsumsi kacang hijau namun bingung cara mengolahnya seperti apa, atau merasa bosan dengan olahan yang itu-itu saja, yuk coba beberapa resep olahan kacang hijau berikut ini, seperti dihimpun dari berbagai sumber, Kamis 9/7. 1. Onde-onde kacang hijau. foto Instagram/ Bahan kulit- 250 gr tepung ketan- 35 gr tepung beras- 75 gr gula pasir- 125 gr kentang kukus, haluskan- 1 sdt garam- 200 ml air- Wijen secukupnyaBahan isi- 100 gr kacang hijau, rendam 1 jam buang kulitnya- 50 ml santan kental- 50 ml air- 60 gr gula pasir- 1 lembar daun pandan- 1/4 sdt garam- 1/2 sdt bubuk vaniliCara membuat1. Buat bahan isi, kukus kacang hijau hingga lunak, bersama air Tambahkan gula pasir, garam dan daun pandan, masak hingga Dinginkan bagi dan bulatkan masing-masing 15 gr, Buat kulit onde, campurkan semua bahan jadi satu hingga Lalu timbang bahan kulit per biji 30 gr dan isi 15 Sewaktu mengisi basahi tangan agar adonan mulus tidak Kemudian celupkan ke air, lalu celup ke biji wijen. Goreng hingga kecokelatan dengan api kecil sekali. 2. Bubur kacang hijau biji salak. foto Instagram/t_finna Bahan-bahan- 300 gr kacang hijau- 900 ml santan encer- 5 lembar daun pandan, ikat simpul- 200 gr/ 1 blok gula merah, sisir- 300 ml santan kental- 300 gr ubi rambat- 7 sdm tepung sagu- 1/2 sdt garamCara membuat1. Rebus kacang hijau dengan santan encer dan daun pandan. Rebus hingga kacang hijau benar-benar empuk dan terlihat Sambil rebus kacang hijau, kukus ubi rambat hingga matang. Lalu selagi panas haluskan dengan garpu. Masukkan tepung sagu lalu aduk hingga adonan kalis dan dapat Bentuk adonan biji salak sesuai bentuk dan ukuran yang Rebus biji salak dengan air, bila sudah mengapung tandanya sudah matang. Angkat, Rebusan kacang hijau yang sudah matang, tambahkan gula merah yang telah disisir, aduk hingga larut. Kemudian masukkan santan kental dan garam sambil diaduk, jika sudah rata, masukkan biji Koreksi rasa, larutkan 1,5 sdm tepung sagu dengan air, masukkan ke bubur lalu aduk hingga bubur mengental dan mendidih, matikan api. 3. Es lilin kacang hijau. foto Instagram/dapoersikoko Bahan-bahan- 250 gr kacang hijau- 2,5 liter air utk merebus- 3 lbr daun pandan, sobek-sobek, simpulkan- 250 gr gula pasir- 1/2 sdt garam- 300 ml santan kentalBahan pelengkap- Kantong plastik es lilin- Karet gelang/tali rafia- CorongCara membuat1. Cuci bersih kacang hijau, rendam 2 jam. Setelah itu buang air rendaman, Rebus kacang hijau bersama daun pandan sampai empuk dan merekah, beri gula pasir, garam, aduk sampai gula Masukkan santan, aduk perlahan supaya tidak pecah. Masak sampai mendidih kembali. Angkat dan Siapkan kantung plastik es lilin, masukkan kacang hijau dengan bantuan corong, lalu ikat ujungnya dengan karet Simpan dalam freezer, biarkan membeku seharian. Es lilin siap dinikmati. 4. Bothok manis kacang hijau. foto Instagram/mama_syifa_hana Bahan-bahan- 100 gr kacang hijau, rebus hingga empuk- 2 buah pisang, potong dadu- 100 gr kelapa parut- 50 gr tepung beras- 1 bungkus santan kara + 50 ml air- 100 gr gula merah sisir halus- 50 gr gula pasir sesuaikan dengan selera- Sejumput garam- Daun pandan secukupnya, potong 5 cm- Daun pisang dan tusuk gigi secukupnyaCara membuat1. Campur semua bahan kecuali daun pandan, aduk hingga Ambil daun pisang, beri daun pandan, taruh di atasnya 2 sdm Bungkus bentuk tum, semat dengan tusuk gigi. Kukus selama 30 menit. Angkat, sajikan hangat. 5. Sup kacang hijau salmon. foto Instagram/resepmpasisehat Bahan-bahan- Segenggang kacang hijau- Salmon, cincang- Lobak, cincang- Buah Pir sebagai pemanis alami- Tofu, haluskan- Keju Parut sbg pengganti garam- Bawang Putih- Bawang Bombay- Air PutihPelengkap- RotiCara membuat1. Rendam kacang hijau 2 jam, lalu rebus dengan air sampai empuk, tiriskan, tunggu dingin, Kupas pir, potong-potong, lalu blender bersama dengan kacang hijau. Tekstur silakan sesuaikan dengan selera. Tumis bawang putih dan bawang bombay sampai harum, masukkan salmon, aduk rata. Masukkan kembali tofu dan lobak, aduk Tambahkan blenderan kacang hijau, pir dan keju parut boleh tambahkan air jika terlalu kental. Masak hingga Tunggu sampai tidak terlalu panas, masukkan dalam wadah, sajikan bersama roti. 6. Bubur kacang hijau pulut ketan. foto Instagram/resepmasakan13 Bahan-bahan- 1/2 kg kacang hijau, rendam 3 jam- Garam secukupnya- 400 ml santan kental- 1 liter santan cair- 300 gr gula pasir- 100 gr gula merah- Air untuk merebus- 3 lembar daun pandan simpulkan- 400 gr beras ketanCara membuat1. Siapkan panci air, rebus kacang hijau dan pandan. Tunggu hingga kacang benar-benar empuk dan Masukkan santan cair, gula pasir, gula merah dan garam. Aduk terus hingga Kemudian masukkan santan kental, setelah matang dan mendidih, angkat dan Cuci beras ketan lalu masak dengan sedikit air, kemudian kukus hingga Sajikan bubur kacang hijau bersama pulut ketan. 7. Bubur kacang hijau durian. foto Instagram/lyza_ratani Bahan-bahan- 200 gr kacang hijau rendam 2 jam- 5 biji durian- 1 bungkus santan instant kecil- 2 lembar daun pandan- Sejumput vanili bubuk- 1 keping gula merah, sisir- Gula pasir secukupnya- Garam secukupnya- Air secukupnyaCara membuat1. Rebus air hingga mendidih, masukkan daun pandan dan kacang hijau rebus hingga Masukkan gula merah, gula pasir, garam, dan vanili aduk rata. Tambahkan santan, lalu duren utuh bijinya tidak usah Koreksi rasa, masak hingga matang. Angkat dan sajikan. 8. Bakpia teflon. foto Instagram/ Bahan-bahan- 380 gr terigu- 80 gr gula pasir- 75 gr mentega- 1/2 bks ragi instant- Sedikit garam- 180 ml air hangatCara membuat- Campurkan terigu, gula pasir dan ragi- Tuang air hangat, uleni sampai setengah kalis- Masukkan garam dan mentega, uleni sampai kalis elastis- Bulatkan adonan, diamkan 1 jam- Kempiskan adonan, bagi-bagi adonan- Beri isian, kemudian tutup dan bulatkan. Diamkan kembali 30 menit- Panaskan teflon, jangan oles apapun. Panggang sambil agak ditekan. Balik sisi lainnya setelah agak isian kacang ijo- 200 gr kacang ijo kupas, rendam 1 jam- 200 ml santan encer- 120 gr gula pasir- 1/2 sdt garam- 1/2 sdt vanili bubuk- 2 lembar pandanCara membuat isi1. Kukus kacang ijo kupas selama 30 menit sampai Blender dengan santan sampai Campurkan semua bahan, masak dengan api kecil, aduk terus sampai kalis dan bisa dipulung. 9. Kue kacang hijau. foto Instagram/nglaisui Bahan-bahan- 250 gr kacang hijau, cuci bersih- 150 gr kelapa parut,pilih kelapanya yang setengah tua atau agak muda- 50 gr tepung beras- 1 sdt garam- 100 gr gula pasir- 1/2 sdt vanili bubuk- 1000 ml air atau secukupnya- 5 lembar daun pandanBahan pencelup adonan- 100 gr tepung beras- 25 gr tepung kanji- 1 sdt garam- 1/4 sdt vanili bubuk- 150ml airCara membuat1. Air, kacang hijau, dan daun pandan, dimasak sampai matang dan lembut, masak sampai agak kering dikit airnya, angkat dan pindahkan ke wajan anti Campur kacang hijau tadi dengan, kelapa parut, tepung beras, garam, gula pasir, vanili bubuk, aduk sampai tercampur rata, lalu dimasak sambil di aduk-aduk sampai Angkat dan didinginkan terlebih dahulu. Lalu dibentuk bulat-bulat dan sedikit Lalu celupkan pada larutan tepung dan digoreng sampai matang, angkat, lalu sajikan. 10. Bubur kacang hijau sagu. foto Instagram/fitafitriya Bahan-bahan- 250 gr kacang hijau- 250 gr sagu mutiara siap pakai- 130 ml bungkus santan instant- 350 gr gula- Garam secukupnya- 2 liter air secukupnya- 3 lembar daun pandan, ikat simpulCara membuat1. Rendam semalaman kacang hijau. Masukkan air ke dalam panci, rebus kacang hijau yang sudah direndam, masukkan juga daun Setelah sekitar 20 menit masukkan sagu mutiara, masak hingga sagu bening dan kacang hijaunya Jika sudah, masukkan gula dan tambahkan sejumput garam, aduk hingga gula larut. Tes Masak hingga agak mengental. Setelah itu masukan santan, aduk kembali hingga tercampur rata. Setelah mendidih matikan kompor. brl/vin
Berbagai Tanaman yang Bisa Dibuat Menjadi Menu Sayuran Lezat sumber Kaskus DeYudi69 - Halo Gan-Sis, apa kabarnya nih? Semoga kita semua selalu dalam keadaan sehat dan berbahagia ya. Akhir-akhir ini di media sosial ane sering banget melihat tulisan "Lockdown" yang kemudian diplesetkan oleh para netizen manjadi "Laukdaun". Padahal lockdown dalam artian yang sebenarnya adalah penutupan suatu kawasan agar tidak ada yang dapat keluar dari atau pun memasuki wilayah tersebut. Beda dengan lauk daun yang memiliki arti lauk buat pendamping makan nasi yang terbuat dari daun atau tumbuh-tumbuhan. Entah apa maksud dari plesetan kata lockdown menjadi kata lauk daun. Yang jelas ane jadi tersenyum-senyum sendiri ketika membaca tulisan itu. Nah, terinspirasi dari palang pintu yang bertuliskan "Laukdaun" tersebut, kali ini ane akan membuat thread yang membahas berbagai tanaman yang dapat dimanfaatkan menjadi lauk daun atau sayuran. Di masa pandemi COVID-19 seperti sekarang ini, kita juga harus kreatif dalam memanfaatkan berbagai tanaman yang sekiranya dapat dibuat menjadi sayuran, yang mengandung berbagai zat yang berguna untuk menjaga kesehatan tubuh manusia. Hmm ... hitung-hitung buat menghemat biaya pengeluaran kebutuhan dapur juga sih. Dan berbahagialah kalian yang tinggal di pedesaan, karena tanaman-tanaman berikut ini yang dapat diolah menjadi sayuran adalah tanaman yang pada umumnya tumbuh dengan subur di daerah pedesaan. Apa saja tanaman tersebut, yuk kita bahas satu persatu secara santai saja 1. Daun Murbei Muda sumber Sudah pada tahu belum sama tanaman yang tergolong ke dalam tanaman liar ini? Tanaman Murbei terkenal dengan buahnya yang memiliki berbagai khasiat untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit, seperti tekanan darah tinggi dan menjaga kesehatan mata, menurunkan kolesterol, dan masih banyak lagi khasit lainnya yang di dapat dari mengkonsumsi buah Murbei yang sudah matang dan berwarna hitam. Selain buahnya, ternyata daun muda dari tanaman Murbei dapat diolah menjadi sayur yang nikmat dan lezat. Almarhum Nenek ane, dulu semasa hidupnya sering membuat menu sayur kuah dari daun Murbei, yang ditambahkan dengan kacang merah. Seger dah pokoknya rasanya Gan-Sis. 2. Pakis Sayur sumber Tanaman pakis ada banyak jenisnya, dari sekian banyak jenis pakis tersebut, pakis sayurlah yang paling sering ane cari di pematang sawah, pinggiran sungai, atau pun di kebun yang memiliki kelembaban tanah cukup tinggi. Pakis sayur juga kaya akan berbagai zat yang baik untuk kesehatan tubuh manusia. Setelah selesai mengumpulkan pakis sayur, biasanya ane serahkan pada Ibu ane untuk diolah menjadi, sayur tumis pakis, urap pakis, atau pun plecing pakis. Sama lagi satu, menu khas dari Bali yang paling ane suka dari olahan pakis sayur yaitu, "Pesan Telengis" atau pepes yang terbuat dari campuran bahan pakis sayur dan rob santan yang didapat dari sisa hasil pembuatan minyak kelapa. Hmm ... mantap betul dah pokoknya Gan-Sis. 3. Daun Singkong sumber Kalau daun singkong ane yakin, Gan-Sis pasti sudah pada tahu ya. Selain umbinya yang bisa diolah menjadi berbagai penganan lezat, seperti keripik singkong, singkong kukus, dll, daun singkong juga sering dibuat menjadi plecing, sayur kuah, dan urap daun singkong oleh Ibu ane. Daun singkong sendiri kaya akan kandungan serat yang berfungsi untuk memperlancar proses pencernaan dalam tubuh manusia. 4. Batang Talas atau Batang Keladi sumber Selain umbinya, batang talas juga dapat dikonsumsi dengan memanfaatkannya menjadi sayuran, dan sudah tentu tanaman talas yang dipergunakan adalah tanaman talas yang umbi dan batangnya dapat dimakan. Biasanya bagian batang dan daunnya berwarna hijau dan tanaman talas ini dapat tumbuh besar. 5. Daun Sirih Cina sumber Tanaman ini termasuk ke dalam tanaman liar yang biasanya akan tumbuh dengan subur di halaman rumah kita pada musim penghujan. Tanaman ini juga dipercaya mampu menurunkan kadar asam urat di dalam tubuh manusia yang dapat dikonsumsi dengan cara di rebus dan diminum airnya atau pun direbus sebentar untuk disajikan diatas piring sebagai menu lalapan. 6. Daun Cabai Rawit sumber Mungkin belum banyak yang tahu, atau mungkin juga sudah pernah mencobanya, ternyata daun cabai yang masih muda dapat diolah menjadi sayur urab lo Gan-Sis. Ane sendiri sering menambahkannya ke dalam mie instan yang ane buat. Rasanya cukup enak kok, berasa seperti rasa-rasa daun cabai muda gitu deh. 7. Daun Katuk atau Don Kayu Manis sumber Kalau daun katuk ini di Bali lebih dikenal dengan nama daun atau don kayu manis, memang seperti namanya, menurut ane pribadi memiliki cita rasa yang agak manis ketika dimakan. Daun ini biasanya ane jadikan sebagai campuran dalam membuat bubur beras, dan juga Ibu ane sering menambahkan daun ini ketika beliau membuat pepes ikan pindang. 8. Rebung Bambu sumber Ada yang sudah pernah memakan sayuran dari tunas atau rebung bambu ini belum? Rebung bambu di desa ane cukup mudah untuk ditemukan Gan-Sis, pasalnya pohon bambunya ada di dekat rumah ane wkwkwk. Rebung bambu biasanya diolah menjadi tumis rebung atau diolah menjadi sayur kuah. Mau diolah jadi tumis atau pun sayur kuah dua-duanya ane suka sih Gan-Sis. Ketika dikunyah di dalam mulut rasanya krenyes-krenyes gitu. 9. Tunas Gedebong Pisang Batu yang Muda sumber Pohon pisang juga tak luput dapat dijadikan sebagai menu andalan dalam masakan Ibu ane. Kalau orang Bali bilangnya "jukut gedebong" atau "jukut ares". Dan menurut Ibu ane, jenis pohon pisang yang tunasnya enak dijadikan sayur yaitu jenis pisang batu. Bukan pisang yang terbuat dari batu lo ya, Gan-Sis, wkwkw ... kalo dari batu mah kaga bisa dimakan, tapi pisang yang buahnya itu ada bijinya. Jantung Pisang sumber Selain bagian tunasnya, bagian lain dari jenis pisang batu ini yang juga dapat diolah menjadi masakan yang lezat yaitu bagian jantung pisangnya dan bagian bawah dari batang pisang yang sudah tua atau lebih tepatnya bagian akarnya, yang kalau di daerah ane menu olahan dari akar pohon pisang yang dibungkus dengan daun pisang kemudian di kukus ini, disebut dengan "Tum Bungkil". 10. Daun Belimbing sumber Selain buahnya yang berbentuk seperti bintang, sehingga di dalam bahasa inggrisnya disebut dengan "Star Fruit", daun dari tanaman belimbing juga dapat diolah menjadi sayuran yang lezat Gan-Sis. Biasanya diolah menjadi urap atau dikuah bersama potongan daging ayam. Tapi bukan daun belimbing wuluh, atau belimbing sayur yang rasanya masam itu ya Gan-Sis, melainkan belimbing buah, seperti jenis belimbing besi. 11. Daun Sintrong sumber Tanaman Sintrong juga merupakan salah satu tanaman liar yang ada di Indonesia, habitatnya biasanya di kebun, pematang sawah, pinggiran sungai, bahkan kalau kalian cermati, tanaman ini juga sering tumbuh di aeral pekarangan rumah kalian saat musim penghujan. Daun Sintrong biasanya dibuat menjadi sayur urap. Tapi ane lebih suka kalau di plecing Gan-Sis, pakai bumbu pedas dan diberi sedikit perasan jeruk limau, hmm dimakan bersama nasi hangat itu mantap betul dah pokoknya. Di Bali, daun sintrong ini lebih dikenal dengan daun kejenglot atau daun kejompot. 12. Daun Kopi yang Masih Muda sumber Siapa yang menyangka, tanaman biji kopi yang telah menjadi bahan baku pembuatan minuman berkafein dan dinikmati oleh berbagai kalangan ini, bagian daunya yang masih muda dapat diolah menjadi menu sayur urap yang maknyus. 13. Daun Melinjo yang Masih Muda sumber Setelah daun kopi yang masih muda, menu olahan daun selanjutnya ada daun melinjo yang masih muda. Sama halnya seperti daun kopi, daun melinjo muda juga lebih sering diolah menjadi sayur urap atau lodeh daun melinjo. 14. Daun Pepaya Muda sumber Daun pohon pepaya yang masih muda juga enak dibuat menjadi urab Gan-Sis, tapi harus tahu cara mengolahnya yang benar, karena dari pengalaman ane pribadi, saat salah mengolah daun pepaya muda menjadi sayur urap, rasanya bakalan pait melilit di lidah, Duh ... pokoknya nggak kebyang dah paitnya, sampai nembus ke ubun-ubun paitnya wkwkwkw. 15. Pucuk Labu Siam sumber Kalau sayur labu siam pasti Gan-Sis sudah biasa menyantapnya kan? Kalau di desa ane, selain buah labu siamnya, pucuk dari daun labu siam juga biasa diolah menjadi menu makanan yang sedap abis. Pucuk tanaman labu siam yang masih muda ini biasanya diolah menjadi urap. 16. Daun Sembukan sumber Nah, pada postingan thread sebelumnya, ane sudah pernah membahas tentang tanaman liar dengan daun yang berbau kentut ini pada thread ane yang berjudul, Segudang Manfaat dari Daun Sembukan yang Dijuluki Daun Kentut. Ternyata selain berkhasiat obat luar dengan cara ditumbuk, daun sembukan juga dapat diolah menjadi menu botok. Menurut dari orang-orang yang sudah pernah menyantapnya, rasanya enak, mantaplah gitu kata mereka. Dan setelah diolah menjadi botok, maka sama sekali nggak ada bau-bau entutnya. 17. Tanaman Genjer sumber Tanaman yang sering tumbuh di areal sawah yang basah ini juga termasuk ke dalam tanaman yang tumbuh dengan liar, bahkan sering dicabuti oleh para petani saat mereka menyiangi sawahnya. Tanaman Genjer pun dapat diolah menjadi menu tumis daun Genjer. 18. Daun Pegagan sumber Yang selanjutnya dan yang terakhir menurut versi ane sebagai tanaman yang dapat diolah menjadi masakan atau lauk daun yang lezat mantap pake banget, yaitu daun pegagan. Biasanya penjual sayur pecel atau urap akan menambahkan daun pegagan ini sebagai pelengkap dalam capuran sayurnya. Daun pegagan juga sangat mudah untuk dicari, terutama di daerah pedesaan. Oke deh Gan-Sis, sekian thread ane kali ini, semoga bisa memberi manfaat, dan juga selalu ane doakan, semoga kita semua tetap dalam keadaan yang sehat tidak kurang suatu apa pun, semoga pandemi COVID-19 segera berakhir. Akhir kata ane ucapkan terima kasih, jangan lupa beri cendol, rate, tulis komentar, serta bagikan ke akun media sosial kalia ya. See you. Baca Juga 6 Tanaman Bernilai Ekonomi yang Dapat Gan-Sis Budidayakan pada Lahan Sempit Baca Juga 10 Penemuan Manusia yang Mampu Mengubah Dunia Penulis DeYudi69 Sumber Referensi 1 , 2 , 3 , 4 , 5 , 6 , 7 , 8 , 9 , 10 , 11 , 12 , 13 , 14 , 15 , 16 , 17 , 18 , 19 dan opini pribadi
Abstrak Bakso analog adalah salah satu produk vegetarian yang dapat dibuat dengan menggunakan Textured Vegetable Protein TVP dan Tepung Kacang Hijau TKH. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui formulasi TVP dan TKH yang menghasilkan karakteristik fisik, kimia dan sensori bakso analog terbaik. Desain penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok satu faktor formulasi textured vegetable protein dan tepung kacang hijau dengan enam taraf perlakuan 00, 3540, 3045, 2550, 2055, 1560 dan diulang 4 kali. Hasil penelitian menunjukan bahwa formulasi terbaik berdasarkan uji indeks efektifitas adalah formulasi textured vegetable protein tepung kacang hijau 3045 dengan karakteristik kadar air 56,77%; protein 10,89%; serat kasar 0,73%; daya ikat air 50,00%; tingkat kekenyalan 4,47Kg force; warna 3,92 agak pucat mendekati gelap; aroma 2,52 langu; rasa 2,64 terasa kacang-kacangan; tekstur 3,08 agak kenyal; dan kesukaan keseluruhan 3,24 agak suka. Abstract Analog meatball is a vegetarian product that can be made using Textured Vegetable Protein TVP and green beans TKH. The aim of this research was to determine the formulation of TVP and green bean flour that produced the best physical, chemical and sensory characteristics of analog meatballs. The research using Randomized Blok Design of one factor formulation of textured vegetable protein and green bean flour with six level of treatments 00, 3540, 3045, 2550, 2055, 1560 and 4 replications. Data were analyzed using ANOVA = 5% and if there was ansignificant differentfollowed by BNJ test = 5%. The results showed that the best formulation based on effective index test of textured vegetable proteingreen bean flour 4530 that has moisture content of protein crude fiber of water holding capacity of level Kg force; color slightly pale to near dark; aroma unpleasant; flavor tasted nuts; texture slightly springy; and overall preference is somewhat like. Kata Kunci Tepung Kacang Hijau Textured Vegetable Protein Bakso Analog--A. LATAR BELAKANG Vegetarian merupakan suatu pola konsumsi yang membatasi pada makanan dari tanaman dan tidak mengkonsumsi makanan dari hewani. Vegetarian telah menjadi salah satu pola diet yang akan semakin bertambah dan berkembang setiap tahunnya. Oleh karena itu diperlukan diversifikasi pangan dengan menggganti bahan baku daging sebagai sumber protein dari hewani dengan protein yang bersumber dari nabati. Penggantian protein hewani dengan protein nabati memerlukan protein nabati dengan kualitas baik. Menurut [1] protein yang berasal leguminosa mempunyai sumber protein yang baik. Produk yang dihasilkan dari protein nabati untuk kelompok vegetarian dapat berupa daging tiruan dari hasil nabati. Salah satu produk pangan yang dibuat dari daging tiruan adalah bakso analog. Bakso adalah produk makanan berbentuk bulatan yang diperoleh dari campuran daging ternak dan pati dengan atau tanpa penambahan makanan yang diijinkan [2]. Bahan pengganti sumber protein daging dapat dibuat dari campuran berbagai bahan nabati seperti biji-bijian misalnya textured vegetable protein TVP dan kacang hijau. TVP merupakan produk daging tiruan kering dari tepung kedelai yang telah dihilangkan lemak dan karbohidrat, bertekstur dengan kadar protein 50% dengan teknologi ekstrusi [3]. Kacang hijau merupakan tanaman yang mengandung protein cukup tinggi yaitu sebesar 22%, protein penyusun kedua setelah karbohidrat. Pengolahan TVP dan kacang hijau menjadi bakso analog merupakan salah satu alternatif yang dapat dikembangkan menjadi produk diversifikasi pangan dengan nilai gizi yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formulasi TVP dan tepung kacang hijau sebagai sumber protein yang menghasilkan bakso anaog dengan sifat fisiko kimia dan sensori terbaik. Discover the world's research25+ million members160+ million publication billion citationsJoin for free JurnalAGROTEK Vol 7. Februari 2356-2234 print , ISSN 2614-6541 onlineJournal Homepage TEPUNG KACANG HIJAU Vigna radiata L.DAN TEXTURED VEGETABLE PROTEIN PADAPEMBUATAN BAKSO ANALOGSatiah 1*, Maherawati 2, Tri Rahayuni 21Teknologi Pangan, Univesitas Tanjungpura , Pangan, Univesitas TanjungpuraRiwayatArtikelDiterima 13-02-20Disetujui 20-02-20Abstrak Bakso analog adalah salah satu produk vegetarian yang dapat dibuat denganmenggunakanTextured Vegetable ProteinTVP dan Tepung Kacang Hijau TKH. Tujuan daripenelitian ini adalah untuk mengetahui formulasi TVP dan TKH yang menghasilkankarakteristik fisik, kimia dan sensori bakso analog terbaik. Desain penelitian yang digunakanadalah Rancangan Acak Kelompok satu faktor formulasitextured vegetable proteindantepung kacang hijau dengan enam taraf perlakuan 00, 3540, 3045, 2550, 2055, 1560 dandiulang 4 kali. Hasil penelitian menunjukan bahwa formulasi terbaik berdasarkan uji indeksefektifitas adalah formulasitextured vegetable protein tepung kacang hijau 3045 dengankarakteristik kadar air 56,77%; protein 10,89%; serat kasar 0,73%; daya ikat air 50,00%;tingkat kekenyalan 4,47Kgforce; warna 3,92 agak pucat mendekati gelap; aroma 2,52langu; rasa 2,64 terasa kacang-kacangan; tekstur 3,08 agak kenyal; dan kesukaankeseluruhan 3,24 agak suka.Abstract Analog meatball is a vegetarian product that can be made using TexturedVegetable Protein TVP and green beans TKH. The aim of this research was to determinethe formulation of TVP and green bean flour that produced the best physical, chemical andsensory characteristics of analog meatballs. The research using Randomized Blok Design ofone factor formulation of textured vegetable protein and green bean flour with six level oftreatments 00, 3540, 3045, 2550, 2055, 1560 and 4 replications. Data were analyzedusing ANOVA = 5% and if there was ansignificant differentfollowed by BNJ test = 5%.The results showed that the best formulation based on effective index test of texturedvegetable proteingreen bean flour 4530 that has moisture content of crude fiber of water holding capacity of level Kg force;color slightly pale to near dark; aroma unpleasant; flavor tasted nuts;texture slightly springy; and overall preference is somewhat like.Kata KunciTepung Kacang HijauTextured VegetableProteinBakso Analog————————————————————A. LATAR BELAKANGVegetarian merupakan suatu pola konsumsi yangmembatasi pada makanan dari tanaman dan tidakmengkonsumsi makanan dari hewani. Vegetarian telahmenjadi salah satu pola diet yang akan semakinbertambah dan berkembang setiap tahunnya. Olehkarena itu diperlukan diversifikasi pangan denganmenggganti bahan baku daging sebagai sumber proteindari hewani dengan protein yang bersumber dari protein hewani dengan protein nabatimemerlukan protein nabati dengan kualitas [1] protein yang berasal leguminosamempunyai sumber protein yang baik. Produk yangdihasilkan dari protein nabati untuk kelompokvegetarian dapat berupa daging tiruan dari hasil satu produk pangan yang dibuat dari dagingtiruan adalah bakso analog. Bakso adalah produkmakanan berbentuk bulatan yang diperoleh daricampuran daging ternak dan pati dengan atau tanpapenambahan makanan yang diijinkan [2]. Bahanpengganti sumber protein daging dapat dibuat daricampuran berbagai bahan nabati seperti biji-bijianmisalnya textured vegetable protein TVP dan merupakan produk daging tiruan kering daritepung kedelai yang telah dihilangkan lemak dankarbohidrat, bertekstur dengan kadar protein 50%dengan teknologi ekstrusi [3]. Kacang hijau merupakantanaman yang mengandung protein cukup tinggi yaitusebesar 22%, protein penyusun kedua TVP dan kacang hijau menjadi baksoanalog merupakan salah satu alternatif yang dapatdikembangkan menjadi produk diversifikasi pangandengan nilai gizi yang tinggi. Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui formulasi TVP dan tepung kacanghijau sebagai sumber protein yang menghasilkan baksoanaog dengan sifat fisiko kimia dan sensori terbaik. JurnalAGROTEK Vol. 7, 2020 / Formulasi Tepung Kacang Hijau Vigna radiata L. dan Textured VegetableProtein pada Pembuatan Bakso Analog /Satiah, Maherawati, Tri Rahayuni22B. METODE PENELITIANBahan dan alatBahan yang digunakan dalam penelitian meliputiTVP Soya TVP Granules GR-20/0820, kacang hijautanpa kulit, gluten, daging sapi, tapioka, garam, gula, air,STPP, lada bubuk dan bawang putih. Bahan analisiskimia antara lain H2SO4, larutan HCl, NaOH, etanol,aquades, petroleum yang digunakan dalam penelitian meliputibaskom, pisau, kompor, sendok, panci perebus, chopperMiyako, sarung tangan, ayakan 80 mesh, timbangananalitik, oven, cawan porselin, pendingin tegak,desikator, erlenmeyer, gelas ukur, beaker glass, corongbuchner, pompa vakum, waterbath penjepit cawan,kertas saring, whatman, aluminium foil, labu kjedhal,alat sentrifuse dan Plus Texture PenelitianPenelitian menggunakan Rancangan AcakKelompok RAK dengan satu faktor p yaitu formulasitextured vegetable protein TVP dan tepung kacanghijau TKH terdiri dari 6 taraf perlakuan dan 4 kaliulangan dengan perlakuan sebagai berikutp0 = 100% daging sapi kontrolp1 = TVP TKH = 35% 40%p2 = TVP TKH = 30% 45%p3 = TVP TKH = 25% 50%p4 = TVP TKH = 20% 55%p5 = TVP TKH = 15% 60%Gluten ditambahkan sebanyak 25%, dengan bahanutama sebagai perlakuan tetap, sehingga jumlah bahanutama adalah 100%. Daging sapi digunakan sebagaikontrol untuk pembanding bakso GlutenProses pembuatan gluten mengikuti prosedur yangdilakukan oleh [4]. Tepung terigu tinggi proteinsebanyak 1 kg, dtambahkan air 600 ml, garam 5 g, danbaking powder 2 g. Adonan diulen hingga kalis, dandidiamkan selama 4 jam. Setelah itu pencucian denganair hingga sisa pembilas bersih dan jernih, tersisaadonan berbentuk seperti Tepung Kacang HijauProses pembuatan tepung kacang hijau megikutiprosedur yang dilakukan [5]. Kacang hijau yang telahdihilangkan kulit arinya dan disortasi, kemudian diblender atau digiling, setelah itu diayak menggunakanayakan 80 Bakso AnalogProses pembuatan bakso analog mengikutiprosedur yang dilakukan [10]. Pencampuran bahanutama TVP, TKH dan gluten sesuai perlakuan kemudianditambahkan tepung tapioka, bumbu-bumbu, air danpengadonan hingga kalis. Setelah itu dilakukanpencetakan dan perebusan dengan suhu 100oC selama15 DataHasil pengamatan parameter menggunakananalisis sidik ragam ANOVA dengan taraf signifikasi5%. Jika hasil berpengaruh nyata, maka uji dilanjutkandengan BNJ pada taraf 5%. Hasil uji sensori dianalisisdengan uji Friedman. Untuk mengetahui perlakuanyang terbaik semua data akan dianalisis dengan ujiindeks efektifitas [6].C. HASIL DAN PEMBAHASAN1. Karakteristik Kimia Bakso Analoga. Kadar AirHasil uji F ANOVA menunjukkan bahwaformulasi TVP dan TKH berpengaruh tidak nyataterhadap kadar air bakso analog sehingga tidakdilanjutkan uji Beda Nyata Jujur BNJ. Nilai kadarair bakso analog dapat dilihat pada Tabel 1Kadar Air Bakso Analog dengan FormulasiTVP dan TKHPerbandingan TVP TKH %Kadar air bakso analog sudah memenuhistandar kadar protein bakso daging kombinasimenurut SNI3818-2014 yaitu maksimum 70,00%.Kadar air bakso analog tidak dipengaruhi olehkadar air bahan baku yang digunakan, Kadar airTVP dan TKH hampir sama karena sejenis tepung-tepungan, sehingga formulasi TVP dan TKH yangberbeda tidak mempengaruhi kadar air baksoanalog. Kelima perlakuan menunjukkan pengaruhtidak nyata, sesuai dengan penelitian Utafiyani dkk.2018 bahwa perlakuan perbandingan tepungkacang hijau dan tepung terigu berpengaruh tidaknyata terhadap kadar air bakso Kadar ProteinHasil uji F ANOVA menunjukkan bahwaformulasi TVP dan TKH berpengaruh nyataterhadap kadar protein bakso analog sehinggadilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur BNJ.Nilai kadar Protein dapat dilihat pada Tabel 2Kadar Protein Bakso Analog denganFormulasi TVP dan TKHPerbandingan TVP TKH %Keterangan Angka yang diikuti huruf yang sama maka tidak JurnalAGROTEK Vol. 7, 2020 / Formulasi Tepung Kacang Hijau Vigna radiata L. dan Textured VegetableProtein pada Pembuatan Bakso Analog /Satiah, Maherawati, Tri Rahayuni23berbeda nyata pada pengujian BNJ 5%.Kadar serat kasar bakso analog cenderungmeningkat jika semakin banyak penambahan ini karena kadar serat kasar TVP lebih tinggidibandingkan kadar serat kasar [7] kadar serat kasar pada bakso dariTVP kedelai lebih tinggi daripada bakso dari TVPkacang dan TVP tempe. Pada penelitian ini baksoanalog menghasilkan kadar serat kasar tertinggi1,30% lebih tinggi dari serat kasar bakso secaraumum yang berada dipasaran yaitu 0,68 [8].2. Karakteristik Fisik Bakso Analoga. Daya Ikat AirHasil uji F ANOVA menunjukkan bahwaformulasi TVP dan TKH berpengaruh tidak nyataterhadap daya ikat air bakso analog sehingga tidakdilanjutkan uji Beda Nyata Jujur BNJ. Daya ikatair dapat dilihat pada Tabel 3Daya Ikat Air Bakso Analog denganFormulasi TVP dan TKHPerbandingan TVP TKH %Pada penelitian ini daya ikat air bakso analogtidak dipengaruhi oleh bahan baku yangdigunakan. Formulasi TVP dan TKH yang berbedatidak mempengaruhi daya ikat air bakso, sehinggakelima perlakuan menunjukkan pengaruh tidaknyata. Hal ini sesuai dengan penelitian [9] bahwajenis tepung komposit dan jenis bahan pengisimemberikan pengaruh tidak Tingkat Kekenyalan TextureAnalyzerHasil uji F ANOVA menunjukkan bahwaformulasi TVP dan TKH berpengaruh nyataterhadap tingkat kekenyalan bakso analog sehinggadilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur BNJ.Tingkat kekenyalan bakso analog dapat dilihatpada Tabel 4Tingkat Kekenyalan Bakso Analog denganFormulasiTVP dan TKHPerbandingan TVP TKH %Keterangan Angka yang diikuti huruf yang sama maka tidakberbeda nyata pada pengujian BNJ 5%.Nilai force yang tinggi pada bakso analogmenunjukkan tekstur bakso analog yang semakinkenyal. Semakin rendah penambahan konsentrasiTVP dan semakin tinggi penambahan TKH makamenghasilkan nilai force semakin tinggi pada [10] semakin tinggi penambahankonsentrasi tepung kacang hijau pada bakso analogtepung kacang hijau dan terigu menghasilkan baksoanalog yang tidak kenyal. Namun pada penelitian inididapatkan hasil bahwa semakin banyakpenambahan tepung kacang pada bakso analog TKHdan TVP menghasilkan bakso yang Karakteristik Sensori Bakso AnalogPengujian sensori menggunakan uji deskriptifbertujuan untuk mengetahui deskripsi panelisterhadap atribut sensori yang dinilai. Atributsensori yang dinilai dalam penelitian ini adalahwarna, aroma, rasa, tekstur dan kesukaankeseluruhan. Hasil uji sensori bakso analog dapatdilihat pada Tabel 5Hasil Uji Deskriptif Bakso Analog denganFormulasi TVP dan TKHa. WarnaWarna merupakan sifat sensori produkpangan yang dapat menarik perhatian hasil analisis menunjukkan bahwaformulasi TVP dan TKH berpengaruh tidak nyatasig0,05 terhadap rasabakso analog. Nilai rata-rata terhadap rasa padayaitu berkisar dari 2,40-2,84 yaitu terasa kacang-kacangan. Perbandingan TVP dan TKHmempengaruhi rasa yang dihasilkan. Penelitianini menghasilkan bakso analog yang membuatrasa bakso kuat akan rasa panelis kurang menyukai rasa langu yangterdapat pada bahan baku yang digunakan yaitubersumber dari kacang-kacangan. [10] bahwaproduk olahan dari kacang hijau memiliki rasayang khas terlalu kuat menyebabkan panelis TeksturBerdasarkan hasil analisis menunjukkanbahwa formulasi TVP dan TKH berpengaruh tidaknyata sig<0,05 terhadap tekstur bakso tinggi konsentrasi tepung kacang hijaumaka bakso analog tidak ini tidak sesuaidengan hasil tingkat kekenyalan bakso analog yangdianalisis menggunakan texture analyzer yangmenunjukkan bahwa semakin banyak penggunaantepung kacang hijau dalam pembuatan baksoanalog akan menghasilkan bakso analog ini diduga karena panelismempunyai karakteristik yang berbeda pada tingkatkekenyalan bakso, sehingga menyebabkan teksturbakso analog berbanding terbalik dengan Kesukaan KeseluruhanPenerimaan keseluruhan merupakanparameter yang paling terakhir untuk diamati olehpanelis. Hasil analisis menunjukkan bahwaformulasiTVP dan TKH berpengaruh nyata sig<0,05terhadap kesukaan keseluruhan bakso analog. Nilaipenerimaan keseluruhan bakso analog tertinggi yaitupada produk p2 TVP Dan TKH = 3045 sebesar3,24 yaitu agak ini diduga karena panelisyang belum terbiasa mengkonsumsi bakso berbahanbaku dari TVP dan TKH. Karena pada kacang-kacangan terdapat bau dan rasa keseluruhan bakso analog padatingkat kesukaan panelis menilai produk baksoanalog sesuai dengan tingkat kesukaan masing-masing Penentuan Perlakuan Terbaik denganUji Indeks Efektifitas. Berdasarkan perhituangan indeks efektifitas,perlakuan terbaik ditunjukkan dengan NilaiPerlakuan NP tertinggi dapat dilihat pada Tabel 6Nilai Perlakuan NP Bakso AnalogPerbandingan TVP TKH %Berdasarkan Tabel 6, perlakuan terbaikterdapat pada perlakuan dengan formulasi TVPdan TKH = 3045 memiliki karakteristik kimia danfisik antara lain kadar air 56,77%, kadar abu6,12%, kadar lemak 6,20%, kadar protein 10,89%,kadar serat kasar 0,73%, daya ikat air 50,00%,tingkat kekenyalan 4,47Kg SIMPULAN DAN SARANSIMPULANBerdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkanbahwa1. Perlakuan terbaik pada bakso analog diperoleh dariformulasi TVP dan TKH = 30452. Karakteristik kimia bakso analog yaitu kadar air56,77%, kadar abu 6,12%, kadar lemak 6,20%, kadarprotein 10,89%, kadar serat kasar 0,73%.3. Karakteristik fisik bakso analog yaitu daya ikat air50,00% dan tingkat kekenyalan 4,47Kg Karakteristik sensori antara lain warna 3,92 agakpucat mendekati gelap; aroma 2,52 langu; rasa 2,64terasa kacang-kacangan; tekstur 3,08 agak kenyal; dankesukaan keseluruhan 3,24 agak suka.5. Faktor yang mempengaruhi mutu bakso antara lainbahan baku sumber protein, jenis tepung dan BTPyang ditambahkan pada pembuatan bakso Bakso analog yang dihasilkan memiliki bau langukhas kacang-kacangan yang masih kuat pada TKHdan penelitian lebih lanjut untukmeningkatkan rendemen gluten digunakan metodelainnya, menggunakan jenis kacang-kacangan yangtidak kuat bau langu dan dalam pengujian sensorimenggunakan metode deskriptif dengan panelis RUJUKAN[1]Edema O. L. Mojisola dan A. I. Sanni, “Evaluation ofMaizesoybeen Flour Blends for Sour Maize BreadProduction in Nigeria”,African Journal of Biotech. Vol 4,h. 911-918, 2005.[2]SNI, Direktori Standar Nasional Indonesia SNIPeternakan, Badan Agribisnis Departemen Pertanian,Jakarta, 2000. JurnalAGROTEK Vol. 7, 2020 / Formulasi Tepung Kacang Hijau Vigna radiata L. dan Textured VegetableProtein pada Pembuatan Bakso Analog /Satiah, Maherawati, Tri Rahayuni25[3]Sadler, M, Meat Alternatives Market Development andHealth Benefits. Trends in Food Sciene and Technology,250-260, 2004.[4]Mentari, R., Anandito, R. B. K., dan Basito,. “FormulasiDaging Analog Berbentuk Bakso Berbahan KacangMerah Pheseolus vulgaris dan Kacang KedelaiGlycine max”,Jurnal Teknosains Pangan, Vol 5, No 3,2016[5]Rusiani, Y., Pembuatan Isolat Protein Kacang MerahPasheolus vulgaris L. dengan Variasi Jenis danKonsentrasi Asam, Universitas Pasundan, FakultasTeknik, Bandung, 2016.[6]De Garmo, E. P., W. G. Sullivan, dan C. RCandra,Engineering Economy 7th Edition. Mc MilanPubl. Co New York, 1984.[7]Lisa, Kajian Pembuatan TVP Berbasis Tepung TempeKacang Komak Lablab purpureus L.sebagai AlternatifPengganti TSP dan Aplikasi pada Produk Bakso, InstitutPertanian Bogor, Fakultas Teknologi Pertanian, Bogor,2010.[8]Wardani, N. A. K dan Widjanarko, S. B., “Potensi JamurTiram Pleurotus ostreatus dan Gluten DalamPembuatan Daging Tiruan Tinggi Serat”,JurnalTeknologi Pertanian, Vol 14, No 3, h. 51-164, 2013.[9]Pramudya., Reza, M., Julianti, E., dan Lubis, L. M.,“Pengembangan Produk Bakso Kedelai Soyballdengan Penambahan Gluten Serta Pati dari Ubi Kayu,Ubi Jalar, Jagung dan Kentang”, Journal RekayasaPangan dan Pertanian,Vol 2, No 1, 2014.[10]Utafiyani, Ni L. A. Yusasrini, dan I G. A. Ekawati.“Pengaruh Perbandingan Tepung kacang Hijau Vignaradiata L. dan Terigu terhadap Karakteristik BaksoAnalog”,Jurnal Ilmu Teknologi Pangan, Vol 7, No 1, 2018.[11]Koswara, S, Teknologi Pengolahan Kedelai, PustakaSinar Harapan, Jakarta, 1992. J A YendroD WidyaningrumPeople are starting to implement a healthy lifestyle with a vegetarian consumption pattern. The study aimed to determine the importance level between attributes and the utility values of each level to design plant-based meatballs. Furthermore, we compared the sensory acceptances of prototypes product and commercial plant-based meatballs. The study consisted of three stages, which were a preliminary survey n=51, a conjoint survey n=163, and an organoleptic test n=40. The surveys were conducted through online questionnaires. The characteristics of respondents were between the age of 17 to 45 years old. Besides, the respondents had experience consuming meatballs and plant-based food. The preliminary survey resulted in the attributes and level for conjoint questions. The conjoint analysis showed that the attribute importance values from the highest to lowest were elasticity, dominant taste, the information of nutritional value, price, ingredients information, and smoothness. Based on the utility score, the consumer preferred meatballs with a dominant umami taste and a springy and smooth texture. Besides, the label contains complete ingredients composition and nutritional information with the price of IDR 35,000 USD for 25 meatballs. The organoleptic acceptance of the prototype meatball product was not significantly different from the two samples of commercial vegetarian of the functional properties of three different flours/meals and two blends of maize meal and soybean-flour ratios 91 and 82, maizesoybean were carried out. Properties examined included amylose content, bulk density, dispersibility, swelling power, water absorption capacity and visco-elastic properties. The effect of the different flour/meal samples on the properties of sour maize bread were evaluated by baking bread samples with the different flours/meals using a mixed starter culture of Lactobacillus plantarum and Saccharomyces cerevisiae. All flour/meal samples differed, sometimes significantly p in their functional properties. Significant positive correlations existed among the functional properties of the flours at the 1% level 2-tailed. The maize meal/soy flour blends MSA maize meal and soybean flour mixed in ratio 91 and MSB maize meal and soybean flour mixed in ratio 82 did not differ significantly from each other in functional properties except for amylose content. MSA was adjudged the best flour blend for sour maize bread production as its bread had the highest score for overall acceptability and other sensory parameters evaluated. Michele Jeanne SadlerA growing range of food ingredients is used in the manufacture of meat alternative products reflecting technological and innovative developments and consumer demand for high quality meat alternative products. This article reviews the market size and market drivers for such products, the key technological developments to date, the nutritional value, health benefits and potential contribution to public health of such foods, and relevant safety Nasional Indonesia SNI Peternakan, Badan Agribisnis Departemen PertanianDirektori SniSNI, Direktori Standar Nasional Indonesia SNI Peternakan, Badan Agribisnis Departemen Pertanian, Jakarta, Daging Analog Berbentuk Bakso Berbahan Kacang Merah Pheseolus vulgaris dan Kacang Kedelai Glycine maxR MentariR B K AnanditoBasito DanMentari, R., Anandito, R. B. K., dan Basito,. "Formulasi Daging Analog Berbentuk Bakso Berbahan Kacang Merah Pheseolus vulgaris dan Kacang Kedelai Glycine max",Jurnal Teknosains Pangan, Vol 5, No 3, 2016Pembuatan Isolat Protein Kacang Merah Pasheolus vulgaris L. dengan Variasi Jenis dan Konsentrasi AsamY RusianiRusiani, Y., Pembuatan Isolat Protein Kacang Merah Pasheolus vulgaris L. dengan Variasi Jenis dan Konsentrasi Asam, Universitas Pasundan, Fakultas Teknik, Bandung, Economy 7 th EditionE P De GarmoW G SullivanDan C CandraDe Garmo, E. P., W. G. Sullivan, dan C. R Candra,Engineering Economy 7 th Edition. Mc Milan Publ. Co New York, Pembuatan TVP Berbasis Tepung Tempe Kacang Komak Lablab purpureus L.sebagai Alternatif Pengganti TSP dan Aplikasi pada Produk BaksoLisa, Kajian Pembuatan TVP Berbasis Tepung Tempe Kacang Komak Lablab purpureus L.sebagai Alternatif Pengganti TSP dan Aplikasi pada Produk Bakso, Institut Pertanian Bogor, Fakultas Teknologi Pertanian, Bogor, Jamur Tiram Pleurotus ostreatus dan Gluten Dalam Pembuatan Daging Tiruan Tinggi SeratN A WardaniS B Dan WidjanarkoWardani, N. A. K dan Widjanarko, S. B., "Potensi Jamur Tiram Pleurotus ostreatus dan Gluten Dalam Pembuatan Daging Tiruan Tinggi Serat",Jurnal Teknologi Pertanian, Vol 14, No 3, h. 51-164, Produk Bakso Kedelai Soyball dengan Penambahan Gluten Serta Pati dari Ubi Kayu, Ubi Jalar, Jagung dan KentangPramudyaM RezaE JuliantiL M Dan LubisPramudya., Reza, M., Julianti, E., dan Lubis, L. M., "Pengembangan Produk Bakso Kedelai Soyball dengan Penambahan Gluten Serta Pati dari Ubi Kayu, Ubi Jalar, Jagung dan Kentang", Journal Rekayasa Pangan dan Pertanian,Vol 2, No 1, L A UtafiyaniG A YusasriniEkawatiUtafiyani, Ni L. A. Yusasrini, dan I G. A. Ekawati. "Pengaruh Perbandingan Tepung kacang Hijau Vigna radiata L. dan Terigu terhadap Karakteristik Bakso Analog",Jurnal Ilmu Teknologi Pangan, Vol 7, No 1, h. 12-22, 2018.
tangkai daun hijau pada wortel dapat diolah menjadi makanan